KoderKoder.ai
HargaEnterpriseEdukasiUntuk investor
MasukMulai

Produk

HargaEnterpriseUntuk investor

Sumber daya

Hubungi kamiDukunganEdukasiBlog

Legal

Kebijakan privasiKetentuan penggunaanKeamananKebijakan penggunaan yang dapat diterimaLaporkan penyalahgunaan

Sosial

LinkedInTwitter
Koder.ai
Bahasa

© 2026 Koder.ai. Hak cipta dilindungi.

Beranda›Blog›Bangun Situs Startup Tanpa Menyewa Desainer atau Developer
23 Agu 2025·8 menit

Bangun Situs Startup Tanpa Menyewa Desainer atau Developer

Panduan langkah-demi-langkah untuk membuat situs startup menggunakan alat tanpa kode: pilih builder, pilih template, tulis konten, tambahkan SEO, atur analitik, dan luncurkan cepat.

Bangun Situs Startup Tanpa Menyewa Desainer atau Developer

Mulai Dengan Tujuan Jelas dan Ruang Lingkup Sederhana

Sebelum memilih alat atau template, putuskan untuk apa situs ini. Situs startup sering gagal ketika mencoba melakukan segalanya sekaligus—menjelaskan produk, menceritakan cerita, merekrut, nge-blog, berjualan, dan mendukung—pada hari pertama.

Tentukan satu tujuan utama

Pilih satu tindakan yang Anda inginkan pengunjung lakukan sebagian besar waktu:

  • Booking demo
  • Bergabung ke daftar tunggu
  • Memulai uji coba / membeli
  • Berlangganan newsletter

Semua elemen di homepage harus mendukung satu tindakan itu (headline, bukti, FAQ, dan tombol call-to-action utama).

Kenali siapa yang Anda ajak bicara (dan apa yang mengganggu mereka)

Tuliskan audiens Anda dalam satu kalimat (misalnya: “Manajer operasional di perusahaan logistik kecil”). Kemudian daftar tiga pertanyaan teratas yang perlu dijawab dengan cepat:

  1. Apa yang Anda lakukan (dengan kata-kata sederhana)?
  2. Untuk siapa ini (dan untuk siapa bukan)?
  3. Mengapa saya harus percaya pada Anda (bukti, hasil, atau kredibilitas)?

Jika situs Anda menjawab itu dengan jelas, Anda akan mengalahkan 80% situs startup awal.

Definisikan “sukses” untuk minggu pertama

Tetapkan target sederhana dan terukur sehingga Anda bisa membuat keputusan tanpa menebak:

  • Kunjungan dari saluran tertentu (LinkedIn, Product Hunt, kemitraan)
  • Pendaftaran (daftar tunggu atau newsletter)
  • Panggilan yang dijadwalkan

Buat tujuan cukup kecil agar dapat Anda tinjau setelah tujuh hari.

Jaga ruang lingkup realistis: mulai dengan 3–5 halaman esensial

Versi awal yang ramping lebih mudah diselesaikan dan diperbaiki. Set awal yang praktis adalah:

  • Home
  • Product / How it works
  • Pricing (meskipun bertuliskan “Hubungi kami”)
  • About (atau “Mengapa kami”)
  • Contact / Book a demo

Anda bisa menambahkan tambahan nanti setelah pesan inti Anda mulai mengonversi.

Pilih Pembuat Situs Tanpa Kode yang Cocok

Pilihan alat situs web Anda kurang penting daripada kemampuan Anda untuk mempublikasikan dengan cepat dan terus memperbarui. Pilih builder yang sesuai dengan apa yang akan Anda kirimkan dalam beberapa minggu ke depan—bukan apa yang “mungkin” Anda butuhkan nanti.

All‑in‑one builder vs. CMS vs. alat landing page

All‑in‑one website builders (hosted, template-driven) biasanya jalur tercepat ke situs startup yang rapi. Mereka menangani hosting, pembaruan, dan keamanan untuk Anda.

Sebuah CMS bisa fleksibel, tapi sering membawa lebih banyak pengaturan, plugin, dan pemeliharaan. Cocok ketika Anda mengantisipasi banyak konten dan banyak kontributor, tetapi lebih lambat jika Anda hanya butuh situs pemasaran yang tajam.

Landing page tools sempurna untuk satu halaman dan A/B testing cepat. Jika Anda hanya perlu satu halaman untuk memvalidasi permintaan, mulai di sini—kemudian pindah ke situs yang lebih lengkap saat cerita produk stabil.

Jika Anda mencari sesuatu yang melampaui “no-code” klasik (terutama ketika Anda membutuhkan aplikasi nyata, bukan sekadar halaman), pertimbangkan platform vibe-coding seperti Koder.ai. Anda bisa mendeskripsikan apa yang Anda inginkan lewat chat dan menghasilkan web app bekerja (React), backend (Go + PostgreSQL), atau bahkan mobile app (Flutter), dengan opsi seperti ekspor kode sumber, hosting/deploy, domain custom, snapshot, dan rollback. Ini jalur praktis ketika Anda ingin bergerak cepat sekarang tanpa membuat diri terjebak kemudian.

Fitur yang harus diprioritaskan (abaikan sisanya untuk sekarang)

Cari:

  • Template yang benar-benar Anda suka dan bisa dipakai ulang di beberapa halaman
  • Pengeditan/pratinjau mobile yang tidak merusak tata letak
  • Formulir (kontak, daftar tunggu, permintaan demo) dengan proteksi spam dasar
  • Kontrol SEO sederhana: judul halaman, meta description, URL bersih, alt text gambar

Jika builder membuat salah satu dari itu terasa sulit, Anda akan berhenti memperbarui situs.

Harga dan batasan: baca syaratnya

Sebelum commit, periksa apa yang dibatasi: jumlah halaman, bandwidth/kunjungan, pengiriman formulir, kursi tim, dan apakah domain custom serta SSL termasuk. Jika Anda membandingkan paket, bookmark halaman plan vendor (dan jika Anda menilai produk kami, lihat /pricing).

Komitmen 30 hari untuk menghindari tool‑hopping

Pilih satu alat dan gunakan selama sebulan. Tujuan Anda adalah momentum: publikasikan versi 1 yang baik, pelajari perilaku pengunjung, lalu perbaiki—daripada memulai lagi dari awal dengan platform baru setiap akhir pekan.

Dapatkan Domain, SSL, dan Email Dasar

Sebelum menyentuh homepage, amankan dasar-dasar yang membuat situs Anda terasa sah: domain yang mudah diucapkan, SSL (ikon gembok), dan alamat email yang sesuai domain.

Pilih nama domain yang mudah diingat

Pilih domain yang mudah dieja, diucapkan, dan diingat setelah mendengarnya sekali. Jika Anda harus menjelaskan tanda hubung, ejaan tidak biasa, atau kata tambahan (“with”, “app”, “get”), harapkan hilangnya trafik dan email yang salah alamat.

Jika nama merek Anda diambil, coba penyesuaian kecil yang masih terdengar alami (mis. menambahkan kata produk yang jelas). Hindari tren yang cepat ketinggalan zaman.

Pilih ekstensi yang cocok dengan audiens

Jika Anda bisa mendapatkan .com, ambil—banyak orang mengetiknya secara default. Jika .com tidak tersedia atau harganya tidak masuk akal, pilih ekstensi yang sesuai pasar Anda:

  • Domain negara untuk bisnis lokal (mis. .co.uk)
  • Opsi industri saat terbaca jelas (mis. .io untuk alat pengembang)

Kuncinya adalah percaya diri: domain Anda harus terlihat disengaja, bukan “pilihan kedua.”

Putuskan siapa yang mengontrol DNS dan SSL

Anda memiliki dua opsi yang bersih:

  1. Builder-hosted (paling sederhana): beli domain di dalam pembuat situs tanpa kode Anda (atau transfer ke sana). DNS dan SSL sebagian besar otomatis.

  2. Registrar eksternal (kontrol lebih): beli domain di registrar, lalu arahkan DNS ke builder Anda. Ini masih mudah, tapi Anda perlu menyalin record dengan hati-hati.

Bagaimanapun, konfirmasi SSL aktif dan bekerja pada kedua:

  • https://yourdomain.com
  • https://www.yourdomain.com

Juga tetapkan salah satu sebagai versi kanonik (biasanya otomatis di builder).

Siapkan alamat email bersama dengan cepat

Buat alamat sederhana seperti hello@, support@, atau founders@. Jika Anda bergerak cepat, mulai dengan penerusan sederhana ke inbox Anda, lalu upgrade ke mailbox penuh (Google Workspace atau Microsoft 365) saat diperlukan.

Pemeriksaan minimum: uji pengiriman/penerimaan, tambahkan tanda tangan, dan pastikan balasan tidak keluar dari alamat Gmail pribadi.

Rencanakan Struktur Situs Sebelum Memilih Template

Template terasa seperti kemajuan, tetapi juga bisa mengunci tata letak sebelum Anda memutuskan apa yang harus dilakukan situs. Habiskan 20–30 menit pada struktur dulu dan pembangunan Anda akan berjalan lebih cepat, tampak lebih rapi, dan mengonversi lebih baik.

Petakan perjalanan pengunjung (masuk → tindakan)

Mulai dari titik masuk paling umum: pencarian Google, posting sosial, link mitra, atau iklan berbayar. Untuk tiap-tiap, definisikan satu tindakan yang Anda inginkan pengunjung lakukan (minta demo, mulai uji coba, bergabung daftar tunggu).

Lalu gambar jalur terpendek dari halaman masuk ke CTA itu:

  • Apa yang harus mereka pahami dulu?
  • Bukti apa yang mengurangi keraguan (logo, testimonial, statistik, catatan keamanan)?
  • Apa tombol “langkah berikutnya” di setiap halaman kunci?

Jaga navigasi sederhana (4–6 item)

Navigasi Anda bukan sitemap—itu menu keputusan. Jika memungkinkan, batasi pada 4–6 link agar orang tidak terjebak membandingkan opsi.

Set starter yang umum:

  • Product
  • Pricing
  • About
  • Contact
  • (Opsional) Blog atau Resources

Jika Anda punya banyak audiens (mis. “For Teams” dan “For Creators”), pertimbangkan satu halaman audiens di bawah Product daripada menambahkan banyak item top-level.

Tentukan halaman inti (dan untuk apa masing‑masing)

Targetkan set kecil halaman yang jelas:

  • Home: positioning + gambaran tercepat
  • Product: cara kerja + manfaat utama
  • Pricing: opsi paket + apa yang termasuk + FAQ
  • About: kredibilitas, tim, misi (singkat)
  • Contact: satu jalur jelas (formulir, email, atau kalender)

Gunakan halaman landing kampanye daripada memadatkan Home

Saat menjalankan kampanye, buat satu landing page terfokus per kampanye dengan satu pesan dan CTA. Biarkan Home menjadi titik masuk “umum”, dan biarkan landing page melakukan pekerjaan berat untuk audiens atau penawaran spesifik.

Pilih Template dan Buat Sistem Merek Sederhana

Template yang baik lebih dari sekadar “tampil cantik”—ia memberi Anda struktur halaman yang sudah teruji sehingga Anda bisa fokus pada pesan dan penawaran. Tugas Anda adalah memilih template yang cocok dengan apa yang harus dilakukan situs Anda pada hari pertama, lalu terapkan beberapa aturan merek konsisten sehingga semuanya terasa kohesif.

Pilih template yang sesuai tujuan Anda

Mulailah dengan memilih kategori template berdasarkan hasil utama Anda:

  • Lead generation (kebanyakan startup awal): gaya landing-page fokus dengan hero section jelas, manfaat, bukti sosial, dan form singkat.
  • Ecommerce: template dengan layout daftar produk dan halaman produk yang kuat, alur keranjang/checkout jelas, serta elemen kepercayaan (pengiriman/pengembalian).
  • Content / SEO: template yang memprioritaskan layout blog yang mudah dibaca, kategori/tag, dan navigasi bersih.

Saat membandingkan template, cari:

  • Hero section yang mendukung headline + CTA yang jelas
  • Beberapa section pra-bangun yang bisa Anda susun ulang (FAQ, testimonial, pricing, blok fitur)
  • Pratinjau mobile yang sudah rapi (tidak ada teks kecil, tidak ada tata letak berdesakan)

Buat sistem merek “mini” (dalam 20 menit)

Anda tidak perlu buku merek lengkap. Anda perlu beberapa aturan yang benar-benar akan Anda ikuti:

  • Font: pilih 1–2 font (sering satu untuk heading, satu untuk body). Jaga sederhana dan mudah dibaca.
  • Warna: pilih 2–3 warna total: primer (untuk tombol/link), warna teks gelap, dan latar belakang terang. Jika menambahkan aksen, gunakan secukupnya.
  • Tombol: definisikan satu gaya tombol primer (warna, radius sudut, ukuran). Gunakan label CTA yang sama secara konsisten (mis. “Request a demo” atau “Start free”).

Tulis pilihan ini di catatan sehingga Anda tidak “freestyle” nanti.

Buat tampilan terasa terdesain dengan konsistensi

Kebanyakan situs terlihat amatir karena setiap section terasa dibuat oleh orang berbeda. Gunakan pengulangan dengan sengaja:

  • Gunakan kembali pola section yang sama (judul → paragraf pendek → 3 bullet/kartu).
  • Jaga jarak konsisten: padding atas/bawah yang sejajar dan lebar teks yang rata.
  • Batasi pada satu set komponen kecil (satu gaya testimonial, satu gaya kartu fitur, satu pita CTA).

Hindari animasi kustom, parallax, latar video, dan efek berat sampai setelah peluncuran. Mereka menambah waktu, bisa memperlambat, dan jarang meningkatkan konversi awal.

Tulis Copy Situs yang Menjelaskan Produk Anda dengan Cepat

Tambahkan aplikasi mobile nanti
Ubah ide yang sama menjadi aplikasi mobile Flutter saat web tidak cukup.
Buat Aplikasi Mobile

Copy situs Anda memiliki satu tugas: membantu pengunjung mengerti apa yang Anda jual dalam hitungan detik, lalu membuat langkah berikutnya terasa jelas. Anda tidak butuh slogan cerdas—Anda butuh kejelasan.

Mulai dengan value proposition bahasa-biasa

Tulis satu kalimat ketat yang menjawab tiga pertanyaan:

  • Untuk siapa: “Untuk akuntan independen…”
  • Apa yang dilakukan: “…alat penagihan ini…”
  • Mengapa lebih baik: “…membuat faktur patuh dalam 60 detik dan menagih keterlambatan otomatis.”

Jika Anda tidak bisa mengatakannya tanpa jargon, berarti Anda belum benar-benar paham. Jaga spesifik: angka, waktu yang dihemat, langkah yang berkurang, kesalahan yang berkurang.

Gunakan urutan section yang bisa diulang (agar tidak terpaku pada halaman kosong)

Alur sederhana dan efektif untuk landing page startup:

  1. Problem: Sebutkan situasi yang membuat pelanggan frustrasi.
  2. Solution: Tunjukkan bagaimana produk memperbaiki (dalam satu paragraf).
  3. Benefits: 3–5 hasil konkret (bukan fitur).
  4. Proof: Testimonial, logo, statistik, hasil singkat kasus.
  5. CTA: Satu tindakan utama (Start trial / Book demo / Join waitlist).

Tulis tiap section seolah menjawab pertanyaan teman: “Oke, tapi apa yang saya dapatkan?”

Jaga kalimat pendek dan potong klaim samar

Lakukan cepat “pembersihan buzzword”. Ganti:

  • “All-in-one platform” → “Lacak tugas, file, dan approval di satu tempat”
  • “Seamless experience” → “Buat akun dalam 30 detik, tanpa kartu kredit”
  • “Powerful insights” → “Lihat churn per kohort dan ekspor ke CSV”

Jika sebuah kalimat tidak menambah makna, hapus.

Buat 3 versi headline dan pilih yang paling jelas

Buat tiga versi dan bacakan keras-keras:

  • Outcome-first: “Kirim faktur dalam 60 detik dan dapatkan pembayaran lebih cepat.”
  • Audience-first: “Penagihan dibuat untuk akuntan independen.”
  • Pain-first: “Berhenti mengejar pembayaran terlambat secara manual.”

Pilih yang mudah dipahami orang asing seketika. Lalu uji nanti dengan analitik dan eksperimen—tapi mulailah sederhana dan kirim.

Desain Visual Tanpa Menjadi Desainer

Anda tidak perlu tim desain lengkap untuk membuat situs startup terlihat kredibel. Anda perlu konsistensi. Sedikit aturan berulang—tipografi, warna, jarak, dan imagery—akan lebih berdampak daripada berjam-jam mengutak-atik.

Gunakan visual “nyata” dibanding foto stok

Untuk startup, foto stok generik sering membuat pengunjung skeptis. Gunakan:

  • Screenshot produk (bahkan dari prototipe)
  • Diagram sederhana (cara kerja dalam 3 langkah)
  • Ilustrasi atau ikon ringan yang sesuai gaya Anda

Default yang baik: satu screenshot produk jelas di dekat bagian atas, lalu screenshot lebih kecil yang mendukung setiap manfaat utama.

Standarkan ukuran dan format gambar

Ukuran gambar yang berantakan cepat membuat situs terasa amatir.

  • Gunakan PNG atau SVG untuk logo (SVG terbaik jika tersedia)
  • Gunakan WebP untuk foto dan screenshot bila memungkinkan (file lebih kecil, muat lebih cepat)
  • Jaga rasio aspek konsisten (mis. semua screenshot fitur dalam bingkai yang sama)

Buat folder kecil seperti logo/, screenshots/, icons/ agar tidak mengunggah duplikat.

Tambahkan alt text deskriptif saat upload

Alt text membantu aksesibilitas dan membuat situs lebih mudah dipahami oleh pembaca layar.

Tulis alt text yang menggambarkan apa yang penting, bukan yang jelas:

  • Baik: “Dashboard menunjukkan pengguna aktif mingguan dan tingkat churn”
  • Kurang baik: “Screenshot”

Jika ikon bersifat dekoratif, Anda bisa meninggalkannya kosong di builder agar dilewati assistive tech.

Bangun Halaman Esensial (dan apa yang harus ada di tiap‑tias)

Dari draf ke tayang
Host dan deploy aplikasimu dari Koder.ai saat siap tayang.
Deploy Sekarang

Anda bisa meluncurkan dengan 5 halaman dan terlihat kredibel. Tujuannya bukan mengatakan semuanya—tetapi membantu pengunjung dengan cepat menjawab: Apa ini, apakah ini untuk saya, dan apa yang harus saya lakukan selanjutnya?

Home

Halaman Home harus menjadi filter cepat “ya/tidak”.

  • Satu pesan, satu CTA: Judul jelas (apa yang Anda lakukan + untuk siapa) dan satu tombol primer (mis. “Start free,” “Book a demo,” “Join the waitlist”).
  • Bukti tercepat: Tambahkan sinyal kepercayaan tercepat yang Anda miliki—logo pelanggan, satu testimonial singkat, sebuah metrik, atau “Didukung oleh ___” (hanya jika benar).
  • Hilangkan friksi: Jaga navigasi minimal dan ulangi CTA di bagian bawah.

Product / Features

Mimpin dengan manfaat, lalu dukung dengan fitur.

Tulis 3–5 section manfaat (masing-masing dengan contoh nyata). Misalnya: “Balas lead dalam 2 menit” + screenshot alur kerja + satu kalimat penjelasan cara kerjanya. Jika bisa, tambahkan strip “Cara kerja” 3 langkah.

Pricing

Buat tier mudah dibandingkan sekilas.

Gunakan 2–3 plan maksimal, sorot pilihan “paling umum”, dan jaga tiap plan ke 5–7 bullet. Tambahkan FAQ kecil di bawah pricing untuk mengurangi keraguan (pembatalan, uji coba, apa yang termasuk, faktur, dasar keamanan).

About

Jelaskan misi dan mengapa Anda kredibel.

Sertakan cerita asal singkat, apa yang Anda yakini, dan titik bukti (pengalaman, hasil, mitra). Tambahkan titik kontak manusia—orang bernama dengan foto atau tanda tangan—agar pengunjung merasa bisa menghubungi seseorang.

Contact

Sederhana dan tetapkan ekspektasi.

Gunakan formulir singkat (nama, email, pesan) plus janji jelas seperti “Kami membalas dalam 1 hari kerja.” Tawarkan alternatif: email langsung dan link kalender untuk penjadwalan.

Lakukan SEO Dasar Tanpa Terlalu Berpikir

Anda tidak perlu tumpukan alat SEO untuk ditemukan. Beberapa dasar yang dilakukan konsisten akan mengungguli taktik “mahal” yang hanya dilakukan sekali dan dilupakan.

1) Tulis judul halaman dan meta description untuk manusia

Setiap halaman harus punya page title unik (link biru di Google) dan meta description (snippet). Cocokkan kata yang orang gunakan saat mencari.

  • Title: sertakan kategori produk + manfaat (mis. “Invoice Automation for Freelancers | Acme”)
  • Meta description: 1–2 kalimat yang menjelaskan untuk siapa dan apa yang dilakukan, diakhiri hasil jelas

Jika Anda hanya punya 3–5 halaman, lakukan ini manual di pengaturan SEO builder Anda.

2) Jaga heading sederhana: satu H1, H2 yang jelas

Gunakan satu H1 per halaman (janji utama). Lalu pecah sisanya menjadi H2 yang menjawab pertanyaan selanjutnya—fitur, use case, pricing, FAQ.

Ini membantu mesin pencari memahami topik dan membuat halaman lebih mudah dipindai.

3) Gunakan URL bersih dan kebiasaan internal linking kecil

URL yang baik singkat dan dapat diprediksi:

  • /pricing (bukan /page-12)
  • /features
  • /about

Jika relevan, tautkan antar halaman dalam copy Anda. Misalnya, homepage dan halaman fitur seharusnya secara natural menunjuk ke /pricing dan CTA utama Anda.

4) Pastikan situs dapat diindeks

Di pengaturan builder atau hosting Anda:

  • Hasilkan dan kirim sitemap (biasanya /sitemap.xml)
  • Pastikan halaman tidak sengaja diset ke “noindex”
  • Hubungkan Google Search Console sehingga Anda bisa memastikan Google dapat merayapi situs Anda

Itu cukup untuk dikirim: niat jelas, struktur jelas, dan halaman yang bisa dilihat Google.

Tambahkan Formulir, Analitik, dan Integrasi Kunci

Situs startup tidak “selesai” saat terlihat bagus—selesai saat menangkap minat dan memberi tahu Anda apa yang bekerja. Anda bisa menambahkan esensial dalam satu sore, tanpa kode kustom.

Siapkan analitik sekitar satu konversi

Pilih satu konversi utama untuk situs Anda (signup, pembelian, booking demo, daftar tunggu, kontak). Lalu pasang analitik sehingga Anda bisa menjawab: “Berapa banyak pengunjung yang berubah menjadi hasil itu minggu ini?”

Kebanyakan builder tanpa kode membiarkan Anda menempelkan measurement ID untuk alat seperti Google Analytics atau alternatif yang fokus privasi. Jaga sederhana: lacak sumber trafik dan rasio konversi.

Lacak klik CTA utama (jika didukung)

Jika alat Anda mendukung event klik, tambahkan satu event untuk tombol utama Anda (misalnya: “Join waitlist” atau “Book a demo”). Namai jelas agar Anda atau kolega mengerti:

  • Event: cta_click
  • Label: hero_primary

Itu sering cukup untuk tahu apakah headline dan hero section bekerja.

Sambungkan formulir ke email + sheet atau CRM

Formulir tidak boleh membuang lead ke lubang hitam. Paling tidak, siapkan:

  • Email notifikasi ke tim Anda
  • Balasan otomatis yang mengonfirmasi penerimaan pesan
  • Tujuan cadangan seperti spreadsheet (mudah diaudit)

Jika Anda sudah menggunakan CRM (HubSpot, Airtable, Notion, dll.), hubungkan melalui integrasi native builder atau alat automasi sederhana.

Jika Anda membangun produk nyata bersamaan dengan situs pemasaran, pertimbangkan untuk menjaga alur “lead → akses aplikasi” konsisten. Contoh: tim yang menggunakan Koder.ai sering memulai dengan formulir daftar tunggu atau demo, lalu cepat mengubahnya menjadi jalur onboarding nyata tanpa membangun semuanya ulang.

Tambahkan penjadwalan + alur dukungan dasar

Jika Anda menjual sesuatu yang mendapat manfaat dari percakapan, sematkan link penjadwalan pada flow “Book a demo” sehingga prospek bisa melayani diri sendiri.

Untuk support/contact, rute pesan ke satu tempat (inbox bersama atau helpdesk). Tambahkan ekspektasi jelas seperti: “Kami membalas dalam 1 hari kerja.”

Buat Cepat, Ramah Mobile, dan Aksesibel

Tentukan ruang lingkup dalam hitungan menit
Gunakan Planning Mode untuk memetakan halaman, tujuan, dan CTA sebelum menghasilkan apa pun.
Rencanakan

Situs startup hanya punya beberapa detik untuk mendapat kepercayaan. Kecepatan, polesan mobile, dan aksesibilitas dasar adalah upgrade termudah yang membuat Anda terlihat lebih mapan—tanpa mengubah pesan inti.

Jadikan mobile default (bukan pemikiran setelahnya)

Jangan hanya melihat homepage di ponsel dan bilang sudah selesai. Periksa layout mobile section per section: hero, bukti sosial, fitur, pricing, FAQ, footer.

Cari pemecah masalah mobile umum:

  • Tombol terlalu kecil atau terlalu rapat
  • Teks membungkus menjadi baris yang canggung dan sulit dipindai
  • Pop-up menutupi layar atau sulit ditutup

Sebagai aturan cepat: jaga tombol utama cukup besar untuk dipencet nyaman, dan teks body terbaca tanpa perlu zoom.

Kecepatan: kurangi bobot sebelum Anda “optimalkan”

Kebanyakan situs no-code melambat karena alasan sederhana: gambar besar, section ekstra, dan terlalu banyak add-on.

Mulai di sini:

  • Kompres gambar sebelum mengunggah (terutama background hero). Jika builder mendukung format modern seperti WebP, gunakan.
  • Hapus section yang tidak dipakai dari template (carousel, counter animasi, testimonial ekstra). Setiap “nice-to-have” menambah waktu muat dan guliran.
  • Batasi efek mewah (background video, parallax, animasi berat) ke satu tempat—atau lewati sama sekali.

Jika builder Anda punya panel performa atau page-speed, aktifkan optimasi bawaan dan lazy-loading untuk gambar.

Pemeriksaan aksesibilitas cepat (30 menit)

Aksesibilitas membantu lebih banyak orang menggunakan situs Anda—dan sering memperbaiki SEO serta konversi.

Lakukan pemeriksaan dasar:

  • Kontras: pastikan teks terbaca di latar warna (khususnya tombol dan teks abu-abu muda).
  • Heading: gunakan heading berurutan (satu H1, lalu H2/H3) agar halaman mudah dipindai.
  • Alt text: tambahkan alt text bermakna untuk gambar penting (logo, screenshot produk). Lewati alt text untuk gambar dekoratif jika builder mendukung.
  • Focus states: tab melalui halaman dan pastikan Anda bisa melihat fokus kursor, serta mencapai semua link dan field formulir.

Jika ragu, sederhanakan: lebih sedikit section, tipografi lebih jelas, dan satu CTA utama per halaman biasanya menang.

Luncurkan dengan Daftar Periksa, Lalu Perbaiki Mingguan

Peluncuran bukan garis finish—itu momen Anda mulai belajar. Peluncuran yang rapi dan percaya diri plus ritme peningkatan mingguan sederhana akan mengalahkan berbulan-bulan “hampir siap.”

Daftar periksa pra‑peluncuran (15–30 menit)

Sebelum mempublikasikan, lakukan satu kali pengecekan terfokus untuk titik-titik patah yang jelas:

  • Tautan: klik setiap tombol, item menu, tautan logo, dan tautan footer (khususnya pricing dan contact)
  • Formulir: kirim setiap formulir dan konfirmasi sampai ke inbox yang benar
  • Typo dan kejelasan: baca bagian kunci keras-keras (hero, pricing, CTA)
  • Metadata dasar: page title + meta description untuk halaman utama dan landing page utama
  • Favicon: tambahkan favicon agar situs terlihat sah di tab dan bookmark

Uji funnel end-to-end

Jangan hanya uji halaman—uji perjalanan:

iklan/tautan → landing page → formulir → konfirmasi/thank-you → email konfirmasi

Gunakan perangkat nyata (mobile) dan sesi browser “baru” (incognito) agar Anda mengalami apa yang dilihat pengunjung baru. Jika ada kebingungan atau keterlambatan, perbaiki sekarang—ini isu berdampak tertinggi.

72 jam pertama: pantau, jangan panik

Setelah publikasi, awasi:

  • Error: tautan rusak, gambar hilang, kegagalan formulir
  • Rasio konversi: pengunjung-ke-pendaftaran (meskipun baseline sederhana membantu)

Lakukan hanya perbaikan mendesak dalam tiga hari pertama. Simpan perubahan besar untuk siklus mingguan Anda.

Satu perbaikan per minggu (berdasarkan data)

Buat daftar iterasi pendek dan kirim satu perubahan setiap minggu—misalnya: tulis ulang hero, sederhanakan formulir, tambahkan satu FAQ, atau perjelas pricing.

Opsional: bikin garis besar posting pendukung pertama Anda dan, saat blog ada, tautkan dari /blog untuk mulai membangun kepercayaan dan penemuan organik.

Pertanyaan umum

Apa keputusan pertama yang harus saya buat sebelum membangun situs startup?

Mulailah dengan memilih satu tujuan utama (misalnya: booking demo, bergabung ke daftar tunggu, mulai uji coba, berlangganan). Kemudian rancang setiap elemen penting di halaman depan untuk mendukung tindakan itu: judul yang jelas, satu tombol CTA utama, sedikit bukti, dan FAQ singkat yang mengurangi keraguan.

Berapa banyak halaman yang sebaiknya dimiliki situs startup tahap awal?

Jaga tetap ramping: 3–5 halaman esensial sudah cukup untuk terlihat kredibel dan mengonversi.

Satu set awal yang praktis:

  • Home
  • Product / How it works
  • Pricing (bahkan jika bertuliskan “Hubungi kami”)
  • About (atau “Mengapa kami”)
  • Contact / Book a demo
Haruskah saya menggunakan all-in-one builder, CMS, atau alat landing page?

Pilih berdasarkan apa yang perlu Anda kirimkan dalam beberapa minggu ke depan:

  • All-in-one builders: tercepat untuk publikasi, hosting/SSL/keamanan ditangani.
  • CMS: cocok jika Anda mengantisipasi banyak konten dan banyak kontributor, tapi membawa lebih banyak pengaturan/maintenance.
  • Landing page tools: terbaik untuk validasi satu halaman dan A/B testing cepat.
Fitur apa yang paling penting di pembuat situs tanpa kode?

Prioritaskan fitur yang akan Anda pakai setiap minggu:

  • Template yang Anda suka dan bisa dipakai ulang
  • Pengeditan/pratinjau mobile yang solid
  • Formulir dengan proteksi spam dasar
  • Kontrol SEO sederhana (judul halaman, meta description, URL bersih, alt text)

Jika salah satu dari ini menyusahkan, Anda akan berhenti memperbarui situs.

Bagaimana cara memilih nama domain yang tidak merusak konversi?

Pilih domain yang mudah diucapkan, dieja, dan diingat. Jika orang perlu penjelasan tentang tanda hubung atau ejaan yang tidak biasa, Anda akan kehilangan lalu lintas dan menerima email yang salah alamat.

Jika nama merek Anda sudah terpakai, lakukan penyesuaian kecil yang masih terdengar alami (misalnya menambahkan kata produk yang jelas).

Apa cara paling sederhana untuk menangani SSL dan versi www vs non-www?

Pastikan SSL bekerja untuk kedua versi:

  • https://yourdomain.com
  • https://www.yourdomain.com

Lalu tetapkan salah satu sebagai versi kanonik (seringkali diatur otomatis oleh builder). Ini menghindari duplikasi situs dan masalah kepercayaan bagi pengunjung.

Apa yang harus ada di navigasi situs (dan berapa banyak tautan yang terlalu banyak)?

Jaga navigasi pada 4–6 item sehingga berfungsi sebagai menu keputusan, bukan sitemap.

Navigasi starter yang umum:

  • Product
  • Pricing
  • About
  • Contact
  • (Opsional) Blog/Resources
Bagaimana menulis value proposition yang jelas tanpa jargon pemasaran?

Tulis satu kalimat sederhana yang mencakup:

  • Untuk siapa
  • Apa yang dilakukan
  • Mengapa lebih baik (sebaiknya dengan hasil spesifik)

Pola contoh: “Untuk [audien], [produk] membantu Anda [hasil] dengan [cara/kenapa], sehingga Anda mendapat [manfaat].”

Visual apa yang harus saya gunakan jika saya bukan desainer?

Gunakan visual “nyata” yang mengurangi skeptisisme:

  • Screenshot produk (bahkan dari prototipe)
  • Diagram sederhana (cara kerja dalam 3 langkah)
  • Ikon/ilustrasi ringan

Hindari foto stok generik. Standarkan ukuran gambar dan gunakan format modern (mis. WebP untuk screenshot/foto; SVG untuk logo).

Apa SEO minimum yang harus saya lakukan sebelum peluncuran?

Fokus pada hal-hal dasar yang bisa Anda lakukan cepat:

  • Tulis judul halaman unik + meta description untuk setiap halaman
  • Gunakan satu H1 per halaman dan H2 yang jelas
  • Jaga URL tetap bersih (mis. /pricing, /features)
  • Pastikan pengindeksan diaktifkan, kirim /sitemap.xml, dan hubungkan Google Search Console

Ini cukup untuk meluncurkan dan mulai ditemukan tanpa tumpukan alat SEO.

Daftar isi
Mulai Dengan Tujuan Jelas dan Ruang Lingkup SederhanaPilih Pembuat Situs Tanpa Kode yang CocokDapatkan Domain, SSL, dan Email DasarRencanakan Struktur Situs Sebelum Memilih TemplatePilih Template dan Buat Sistem Merek SederhanaTulis Copy Situs yang Menjelaskan Produk Anda dengan CepatDesain Visual Tanpa Menjadi DesainerBangun Halaman Esensial (dan apa yang harus ada di tiap‑tias)Lakukan SEO Dasar Tanpa Terlalu BerpikirTambahkan Formulir, Analitik, dan Integrasi KunciBuat Cepat, Ramah Mobile, dan AksesibelLuncurkan dengan Daftar Periksa, Lalu Perbaiki MingguanPertanyaan umum
Bagikan